Sebagai pebisnis MLM juga, saya merasa terkejut mendengar cerita ini. Lalu saya tanyakan, “Emang business plan-nya kayak apa sih?”. Dan dia menjelaskan… bla bla bla….
Jujur, saya punya pendapat bahwa menjalankan bisnis MLM adalah salah satu cara cerdas untuk menjadi kaya. Sistemnya, bila kita jalankan dengan benar memang bisa mengantarkan seseorang pada tingkat kemakmuran yang sangat baik, dengan cara kerja yang lebih sederhana dari rata-rata bisnis lain yang non-MLM.
Tapi, ada satu hal yang HARUS DIKETAHUI oleh seseorang sebelum dia bergabung dengan sebuah bisnis MLM. Ini adalah hal yang sangat penting, menurut saya.
Apa itu?
COMPENSATION PLAN
Compensation Plan adalah program/sistem pembagian bonus yang dimiliki oleh sebuah perusahaan MLM terhadap para distributornya. Dalam bahasa yang lain kadang disebut sebagai marketing plan atau business plan.
Secara umum compensation plan menyangkut level-level/jenjang karir, nilai bonus dan hadiah-hadiah saat mencapai level tertentu dan target minimum omset yang harus dicapai untuk masuk dalam kategori level tertentu.
Seringnya, bagian ini agak diabaikan seseorang saat dia diundang dalam presentasi bisnis MLM. Titik perhatian seringnya ada pada biaya join, jenis produk, harga tiap produk dan poin belanja pribadi yang harus dicapai oleh seorang member. Bila di titik perhatian ini semuanya terasa “mudah”, orang biasanya tertarik untuk join sambil berpikir saya akan cepat kaya setelah ini.
Salah? Tidak… hanya saja agak bodoh, ya?
Bisnis itu bisnis, bukan hobi. Jadi saat Anda diprospek oleh seseorang untuk join dengan bisnis MLM-nya, berpikirlah seperti seorang pebisnis. Tanyakan semua hal secara detil. Tanyakan untung ruginya, tanyakan besarnya usaha dan investasi bulanan yang harus dikeluarkan untuk mengerjakan bisnis tersebut. Lalu, tanyakan soal compensation plan-nya dan berhitunglah kira-kira berapa besar KERJA Anda untuk mencapai satu titik penghasilan yang diinginkan.
Bicara bisnis pasti kita bicara uang bukan? Bicara hasilnya secara finansial, bukan jenjang karir/level saja. Iya kan?
Jadi mari bicara tentang itu!
Misal nih, saya pernah bergabung dengan sebuah bisnis MLM produk kesehatan. Saat dipresentasi, dikatakan bahwa di bisnis ini omset bisa diakumulasi dan level tidak pernah turun. Wah! Saya sangaaaat tertarik… Lalu saya join dan setelah saya jalani, ternyata (menurut saya) soal kestabilan pendapatan jadi “susah” dengan konsep diatas. Sistem ‘omset diakumulasi’ membuat tiap member dalam grup saya jadi belanja sebutuhnya saja, tidak ada poin tertentu yang menantang dan harus dikejar untuk naik level. Padahal penghasilan kan pastinya tergantung omset bukan? Sistem level tidak pernah turun pun agak menyesatkan (sekali lagi, menurut saya lhooo), sebab level boleh jadi tidak turun tapi tanpa ada kepastian penghasilan per bulannya. Level yang dikembalikan ke NOL tiap awal bulan memang terasa sulit, tapi jadi jelas tantangan apa yang saya hadapi apa bila ingin berpenghasilan sekian juta rupiah.
Tantangan yang jelas membuat saya bisa membuat kalkulasi yang tepat untuk menghitung besarnya usaha dan investasi kerja.
Nantinya, soal mudah atau sulit itu relatif kok. Ada hal-hal yang bagi Anda mudah, bagi prospek ternyata sulit. Sama, ada bisnis-bisnis MLM tertentu yang bagi saya sulit, bagi orang lain mudah. Ilustrasi diatas itu misalnya, bagi saya kerja di MLM produk kesehatan tersebut sulit, tapi yang sukses banyak juga
.
Di postingan ini, saya hanya ingin menyampaikan pesan saja agar rekan-rekan menanyakan compensation plan bisnis MLM yang akan rekan-rekan geluti agar nantinya tidak ada kekecewaan sebagaimana teman saya diatas: “untuk mendapatkan sejuta kok kerjanya keras banget”.
Bila rekan-rekan sedari awal sudah paham sistem pembagian bonusnya, compensation plan-nya, pasti juga sudah paham cara berhitung modal+kerja vs hasil. Bahwa untuk dapat sekian juta usahanya kira-kira harus seperti ini, dst. OK, tanyakan dan pelajari betul soal compensation plan yaaa…
Sukses ya!
Salam, Andinie Sunjayadi


May 2nd, 2011
Andinie Sunjayadi
Posted in
Tags: 








Thks udah share tentang hal ini…
Compensation Plan memang hal yg kadang kita lupakan ketika kita joint di sebuah MLM, padahal itu adalah inti dari sebuah jenjang karier di MLM….